Setiap bertemu denganmu,
Aku menabung rindu.
Demikian yang tertulis oleh pujangga cinta.
Ketika mereka mampu bermain dengan kata-kata,
Yang aku mampu hanya membaca dan mengungkapkannya.
Aku hanya menjadi pujangga palsu.
Ku tak mampu berkata-kata,
Dan tak mampu banyak bicara.
Karena tak ada kata yang pasti,
Untuk ungkapkan rasa dan rindu.
Mazda Radita Roromari
Surakarta, 20 Agustus 2011; 14:27 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Bagaimana pendapatmu?